Langsung ke konten utama

Serunya Mudik Sambil Liburan Di Kota Perbatasan, Purwokerto


Foto :Inovasi.com-Telaga Sunyi

Buat kamu yang sudah rencana mudik dengan tiket bus Pahala Kencana, lebaran kali ini sebaiknya dimanfaatkan untuk refreshing otak membuang segala beban yang ada di pikiran. Biar lebaran punya makna mendalam, nggak cuma untuk silaturahmi, tapi juga bermanfaat untuk mengembalikan semangat kerja.

Dari Jakarta atau Bandung, salah satu kota yang wajib disinggahi saat naik bus Pahala Kencana adalah Purwokerto. Sebuah kota di kawasan 'Ngapak', berdiri sebagai destinasi terbaik yang ada di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sebagai kota yang berada di dataran tinggi, Purwokerto merupakan tujuan wisata populer, tempat orang-orang ngadem dari kesibukan.

Ada banyak alasan mengapa kamu harus berhenti sejenak di Purwokerto saat mudik lebaran nanti yuk baca lebih lengkap.


Punya Potensi Wisata Alam Yang Luar Biasa 

Foto:Mongabay-Sumber Mata Air Panas 7 Pancuran

Sebagai kota yang ada di dataran tinggi tepatnya di kaki gunung Slamet, Purwokerto memiliki potensi pariwisata yang luar biasa. Dari yang paling populer, yaitu Baturaden, yang menjanjikan pemandangan pegunungan dengan Hawa yang sejuk, Telaga Sunyi yang tentram, atau mendaki gunung selamet yang legendaris. Intinya, ada banyak pilihan untuk berwisata di Baturaden. Jadi nggak ada salahnya ambil cuti kantor biar punya waktu liburan lebih panjang untuk dilewatkan bersama Kota Purwokerto.

Jalur Alternatif  Yang Sering Dilewati Pemudik

Foto:CrazyBussIndonesia-Pahala Kencana

Alasan lain kenapa harus mampir ke Purwokerto adalah karena mudah dijangkau dari kota-kota besar lainnya. Ada banyak alternatif angkutan umum yang bisa kamu gunakan untuk sampai ke sana. Dari Bandung, Jakarta, atau Jogjakarta tersedia banyak angkutan darat, termasuk Pahala Kencana. Pakai kereta api? tinggal naik kereta api Argo Lawu, Gajayana Jayakarta Premium, Logawa dan masih banyak lagi lainnya.

Cukup lengkap dan mudah untuk menjangkau Purwokerto kan? tinggal pilih, naik bus Pahala Kencana atau kereta api saja.

 Jelajah Wisata Kuliner Purwokerto

Foto: mgriyahotel.com -Soto Sutri Sokaraja

Masih butuh alasan lain untuk menguatkan niat berlibur di Purwokerto saat pulang mudik? Kamu mesti coba kelezatan khas daerah 'Ngapak'. Berbagai kuliner nikmat, siap santap, bisa kamu temukan di kota keripik ini.

Untuk menghangatkan badan saat Purwokerto sedang dingin, coba cicipi kelezatan kuah Soto Sutri Sokaraja dengan rasa yang Banyumas banget. Kalau pengen makan sambil ditemani ikan ikan di kolam, mampir saja ke restoran Mang Engking. Mau perut kenyang sambil selfie-selfie? ada tempat makan dengan desain interior yang menenangkan jiwa yaitu Umaeh Inyong boleh juga mencicipi lezatnya ayam goreng Djago Jowo dengan daging empuk dan bumbu yang meresap sampai ke tulangnya. Dijamin puas kalau wisata kuliner di Purwokerto.

Sudah nggak sabar untuk berpetualang ke Purwokerto? Selain mempersiapkan diri untuk mudik lebaran, segera pesan juga tiket bus Pahala Kencana. Biar nggak kehabisan di tanggal pemberangkatan yang kamu inginkan!




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mudah Tes Alergi Susu Sapi Di Rumah

Memiliki anak adalah anugerah yang terindah yang dimiliki setiap orangtua. Sebagai orangtua pastinya ingin selalu melihat tumbuh kembangnya setiap saat, melihat anak tumbuh sehat dan berkembang sesuai usianya adalah dambaan para orangtua termasuk aku, hanya satu hal yang membuat orangtua sedih itu kalau tiba tiba si kecil punya masalah kesehatan seperti demam,flu, masalah pencernaan seperti diare, masalah BAB dsb.

Dalam kesempatan kali ini aku mau kasih info tentang masalah pencernaan dan alergi anak karena beberapa minggu yang lalu tepatnya tanggal 19 Juni 2017 aku dapat pengetahuan baru yang membahas tentang hal tersebut dalam sebuah talkshow ringan bertema

Tidak Semua Masalah Pencernaan Berkaitan Dengan Alergi "

Bertempat di Tanamera Cuisine Kebayoran Baru Jakarta Selatan hadir DR. Dr. Ariani Dewi Widodo SpA(K) Bapak M.Nuh Nasution dan Pak Parjono sebagai Pembicara.

Kenali Permasalahan Perncernaan Si Kecil

Ternyata pada sebagian bayi mengalami masalah pencernaan di usia…

Memilih Susu Dengan Kandungan Nutrisi Alami

Masa 1000 hari pertama kehidupan adalah masa yang tak tergantikan, banyak kenangan tumbuh kembang si kecil mulai dari momen hamil,melahirkan, menyusui, belajar MPASI. Si kecil cepat tumbuh dan rasanya ingin dia selalu menjadi bayi yang menggemaskan sepanjang masa, kalo mums zaman now sih suka bilang  "baby please don't grow up so fast".

Alhamdulillah bulan ini dede Adib masuk usia 2 tahun 1 bulan, sudah melewati fase 1000 HPK dan sekarang sedang menikmati masa kanak kanaknya. Dan di masa kanak kanak ini dede Adib nggak kalah menggemaskan lho. Dia  selalu penasaran sama semua yang ada di sekitarnya, lagi senang bersenandung, belajar menyusun kalimat, bergerak aktif, dan lagi senang sosialisasi sama teman teman kakaknya :) . dede Adib full menyusui selama 6 bulan dan melanjutkan ASI bersama makanan pendampingnya, bersyukur banget dede Adib jadi  jarang sakit, pernah sih sakit dan yang paling sedih itu waktu perutnya kembung dan mencret. Mungkin saat itu dia lagi asyiknya bel…

Kanker Payudara : Sebelum Terlambat Yuk Deteksi Dengan SADARI & SADANIS

Waktu begitu cepat berlalu, beberapa hari lagi waktu akan masuk ke bulan Oktober. Setiap bulan Oktober di peringati sebagai bulan peduli kanker payudara sedunia. Bertempat di Gedung Kementerian Kesehatan P2P tanggal 19 September 2017 kemarin aku berkesempatan mengenal tentang penyakit kanker payudara lho.



Para pembicara yang hadir,
1. dr. Lily S. Sulistyowati, MM - Direktur P2PTM
2. Dr. Bob Andinata SpB (K) Onk - Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia (PERABOI)
3. Ibu Shanti Persada - Founder Lovepink
4. Ibu Samantha Barbara - Ketua Lovepink
Kanker Payudara di Indonesia
Penyakit kanker banyak sekali jenisnya. Menurut RisKesDas Kemenkes tahun 2013, kanker payudara menjadi salah satu prevalensi kanker tertinggi di Indonesia yaitu 50/100 ribu penduduk dengan angka kejadian tertinggi berada di Yogyakarta yaitu 24/10 ribu penduduk dan menjadi 10 penyebab kematian terbanyak pada perempuan di Indonesia dengan angka kematian 21,5/100 ribu penduduk
Apa itu Kanker Payudara?
Kanker payudara keganasan s…