Minggu, 11 Agustus 2019

Weekend Bareng Keluarga Di GWRF 2019



Weekend bareng keluarga menyenangkan juga lho mengunjungi Perpustakaan Nasional dan mengikuti event Gramedia Writers and Readers Forum 2019.

Selain ada berbagai kelas diskusi dan Editor Clinic untuk para penulis pemula, disini juga ada bazzar buku mulai harga 10 ribu dan ada food Bazaar juga jadi nggak takut kelaparan buat ngajak keluarga ke Perpustakaan Nasional ini karena selain food Bazaar di bawah, tersedia juga kantin di lantai 4 dengan berbagai pilihan menu dan harga yang bersahabat.



Hari ke tiga ini merupakan hari terakhir di Gramedia Writers and Readers Forum 2019,
lagi lagi aku ketemu sama penulis muda berbakat yang bukunya kebanyakan bertema cinta.
Valerie Patkar yang selalu mengajak pembacanya untuk selalu mencintai diri sendiri.

 


Sesi ke 2, aku ketemu sama A.Fuadi di ruang serbaguna Perpustakaan Nasional. A. Fuadi yang sudah menulis sebanyak 18 buku dan berbagi pengalamannya yang kemudian di tuangkan ke dalam buku. Karyanya juga sudah ada yang di buat film lho seperti Film Negeri 5 Menara.


Daaan di sesi terakhir ni aku ketemu pasangan suami istri Ditto dan Ayudia Bing Slamet di ruang Auditorium. Mereka juga gak mau kalah ni, menulis buku tentang kisah cinta dua sejoli ini dan juga buku tentang perjalanan traveling bersama anaknya Sekala.

 

Seru dan menyenangkan banget di GWRF 2019, banyak pelajaran dan pengalaman yang menyenangkan.

Semoga bisa ketemu di GWRF 2020 berikut nyaaa!!


Semakin Seru Di GWRF 2019 Dengan Kehadiran GUNDALA




Hari ke 2 Di Gramedia Writers and Readers Forum Sabtu 3 Agustus 2019
bareng teman-teman Blogger Mungil  menikmati acara di masing masing kelas yang kami pilih.


Hari itu aku memilih tema dengan judul It's Not Your Destination, It's Your Journey yang menghadirkan pembicara para Traveler Hendra Fu, Claudia Kaunang dan Trinity yang bercerita tentang perjalanan mereka mengunjungi berbagai negara.


Berbeda dengan selebgram yang memang traveling kebanyakan tujuan utama nya mencari konten yang bagus terlebih lagi buat feed di Instagram nya.  Kalau mereka bertiga memang traveling untuk menjelajah lalu di tuangkan ke dalam tulisan kisah pengalaman nya. Malah kadang suka lupa foto foto di spot yang bagus dan hampir ga punya foto pribadi :) .

Mba Claudia menambahkan bahwa konsep menulis nya adalah the real thing jadi memang benar benar kisah sebenarnya tanpa tambahan, bahkan kalau mba Claudia posting foto perjalanan nya selalu di tambahkan tagar #NoEdit #NoFilter dan kembali bahwa sosial media adalah hak semua orang jadi bebas bebas aja kalau memang postingan mau di edit sesuka hati.

Mereka juga berbagi tips dan trik bagi yang berencana untuk traveling :
1. Menabung dan bikin bucket list negara yang ingin di kunjungi.
2. Jangan pikir lama kalau memang sudah ada rencana dan sudah ada budgetnya.
3. Selalu cek aplikasi hotel dan paket perjalanan biar budget gak membengkak
4. Jangan memaksa, traveling lah sesuai kemampuan fisik dan finansial.
5. Ikuti Local Wisdom di negara yang kita kunjungi.

Di sesi ke dua aku ikut kelas di ruang Rapat yang bertema Menghidupkan Karya Melalui Komunitas Literasi yang menghadirkan Kang Maman Suherman dan Mas Firman.


Kang Maman dan Mas Firman berbagi pengalaman bagaimana mereka mengajak teman teman juga komunitas nya untuk selalu rajin membaca dengan berbagai aktivitas. Tak hanya ajakan  membaca mereka juga mengajak teman teman untuk bergerak melalui gerakan literasi seperti mendirikan taman bacaan di berbagai tempat dan pelosok daerah agar tingkat literasi masyarakat lebih tinggi.



Di sesi terakhir, bertempat di auditorium Perpustakaan Nasional, aku menghadiri movie Talk film terbaru Gundala yang diangkat dari kisah komik jadul yang terkenal banget di eranya. Dan sekarang komik Gundala sudah di Remake lho


Sabtu, 10 Agustus 2019

Keseruan Hari Pertama Di GWRF 2019

Gramedia  Writers  and Readers  Forum,  ajang berkumpul nya para penulis  dan pembaca ada disini.  Karena  di GWRF tahun sebelumnya aku gak bisa ngerasain serunya acara ini,  nah tahun ini aku punya  kesempatan  untuk  menyaksikan serunya event yang di selenggarakan di Perpustakaan  Nasional  ini lho.


Beberapa  kelas terdapat  di event GWRF 2019 ini. Ada yang bertempat di Ruang Rapat,  Ruang Serbaguna yang sama sama berada di lantai 4 juga dan Ruang Auditorium yang ada di lantai 2 Perpustakaan.


Hari pertama GWRF 2019 Jumat 2 Agustus  2019 aku ikut kelas yang berada di Ruang Serbaguna  dengan tema Show Your Creation With Social Media.  Disini aku ketemu sama penulis penulis muda seperti  Poppi Pertiwi,  Asabel Audida dan Luluk  HF yang namanya udah terkenal di kalangan anak muda dan ternyata  hari itu banyak penggemar  yang ikut hadir di forum ini lho.  Keren deh,  masih muda tapi sudah produktif  sekali menulis dan punya fanbase.  Eitt,  walaupun  mereka sudah famous tapi mereka gak kena star syndrom tuh,  anak muda ini tetap rendah hati dan mengikuti  aktifitas sekolah seperti  biasa.
Mereka memanfaatkan sosial media bukan hanya sebagai ajang hiburan semata tapi juga menjadi sebuah peluang yang bisa di manfaatkan seperti FB,IG, Wattpad tempat mereka menulis sebuah karya yang akhirnya karya tersebut menjadi buku yang laris dan best seller.


Di sesi ke 2 di tempat yang sama,aku ketemu sama para komikus terkenal nih. Dengan mengangkat tema Kembali nya Komik Lokal Indonesia.
Aku jadi sedikit banyak tau tentang sejarah komik Indonesia lho.


Bang Mice bilang di era politik yang sedang memanas sebelum era reformasi itu sulit banget untuk mengangkat komik kembali seperti dulu. Tapi sekarang sudah bisa lagi nih produksi komik, seperti bang Faza Meonk yang terkenal sama komik Si Juki nya.

Sekarang profesi menjadi komikus peluang nya juga sangat bagus kok, jadi kalau ada orang tua yang ragu sama profesi ini, para pembicara memberikan semangat untuk yang memang berbakat di bidang ini, terus di asah bakatnya, cari peluang seperti mengirim ke publisher dll.



Gramedia Writers and Readers Forum 2019

Tahun lalu GWRF (Gramedia Writers and Readers Forum) diadakan di Perpusnas, dan tahun ini lagi-lagi,  GWRF diadakan di tempat yang sama. GWRF sendiri merupakan suatu acara yang diadakan oleh Gramedia agar Penulis dan Pembaca bisa saling bertemu, berinteraksi,  dan berdiskusi.

GWRF 2019 banyak dihadiri para penggiat literasi. Lokasi yang strategis dan magnet bagi para pencinta buku, membuat GWRF banyak didatangi. Selain itu GWRF juga mengadakan bazar buku murah.  Kebayang gak tuh,  sudah lokasinya strategis, narasumbernya diisi oleh penulis-penulis profesional, ada bazar buku murah lagi.  Terlalu banyak opportunity yang tidak sanggup para pecinta buku dapat hiraukan. 



Tanggal 1 Agustus 2019 kemarin aku berkesempatan untuk menghadiri press confrence nya dengan mendatangkan pihak Gramedia dan Perpusnas juga ada penulis Kang Maman Suherman, Valerie Patkar dan Luluk HF yang nantinya akan mengisi acara di GWRF 2019.

Tema GWRF tahun ini adalah Literacy In Diversity. Tema ini diangkat karena Indonesia yang kaya akan keberagaman suku,budaya dan bahasa. Menyatukan keberagaman melalui literasi di harapkan tingkat literasi di Indonesia akan semakin tinggi.

Yang spesial di GWRF tahun ini adalah terdapat acara awarding untuk pemenang Gramedia Short Film Festival 2019 yang pertama kali pada Sabtu 3 Agustus. GSFF adalah kompetisi Film pendek yang inspirasinya bersumber pada buku puisi karya penulis terkenal seperti Sapardi Djoko Damono, Maman Suherman dan Rachel Amanda feat Keshia Deisra. Peserta yang mengikuti film pendek ini kurang lebih sebanyak 600 peserta dari seluruh Indonesia.

Seperti pada tahun sebelumnya, pemesanan tiket GWRF di lakukan secara online melalui aplikasi My Value. Dengan harga tiket 30 ribu rupiah per kelasnya cukup worth it karena setiap pembelian  tiket akan dapat voucher Gramedia sebesar  25 ribu dan yang terpenting  adalah pengalaman  dan ilmu yang  didapat  dari tiap kelas pasti nya akan sangat  berharga.


Selasa, 06 Agustus 2019

Aktris Widyawati Kuliah Lagi Jadi Mahasiswi Baru




Kebayang gak sih kalau di usia 70 tahun baru masuk kuliah dan teman teman kampusnya anak millenial semua ?? Kemarin tu aku nonton press screening film #MahasiswiBaru  karya Monty Tiwa dengan pemeran utama nya ada Tante Widyawati, Morgan Oey, Mikha Tambayong, Umay Shahab juga pemain lain nya.

Tanggal 1 Agustus 2019 aku hadir di acara press screening nya Film Mahasiswi Baru nih.



Di film Mahasiswi Baru ini seru banget karena Tante Widyawati yang berperan menjadi seorang mahasiswi bisa ngeblend sama anak muda yang energinya gak pernah surut.


Film Mahasiswi Baru menyajikan kelucuan tingkah polah anak kuliahan yang suka bikin geng gengan gitu juga ada sisi melow nya juga lho.

Pas banget di tonton anak muda juga keluarga.
Penasaran kan kenapa Tante Widyawati baru masuk kuliah dan jadi mahasiswi baru? Pasti ada alasan tersendiri.

Makanya nonton deh Film nya yang akan tayang mulai 8 Agustus 2019 di Bioskop terdekat yaa.


Senin, 05 Agustus 2019

Tips Dan Trik Menata Rumah Yang Nyaman Untuk Di Tempati

Setiap manusia di dunia ini memiliki kebutuhan untuk keberlangsungan hidup. Kebutuhan primer menjadi kebutuhan dasar yang tidak dapat ditunda pemenuhannya yaitu 
- Sandang (pakaian)
- Pangan (makanan)
- Papan (tempat tinggal)

Untuk kebutuhan sandang dan pangan kita masih bisa mencukupi nya dari hasil usaha kerja kita, tapi untuk papan sendiri masih banyak orang yang belum benar-benar memiliki rumah sendiri dikarenakan dana untuk memiliki rumah sangatlah besar.


Biasanya yang belum punya rumah akan menyewa tempat tinggal perbulan atau pertahun nya agar biaya lebih ringan sesuai hasil usaha yang dimiliki. Jangankan yang belum memiliki rumah, yang sudah punya pun harus mempersiapkan dana darurat untuk merenovasi rumah jika nanti sewaktu-waktu ada bagian-bagian yang harus diperbaiki dan biayanya pun tidak sedikit. Jika tidak memiliki biaya untuk merenovasi, maka lama kelamaan rumah akan menjadi tidak layak untuk dihuni, rusak, rawan kebanjiran, kumuh, sirkulasi udara yang tidak baik, sanitasi kurang lancar dan secara estetika pun tidak sedap dipandang mata.

Serba Serbi Menata Rumah





Jadi di tanggal 27 Juli hingga 4 Agustus 2019 itu ada Pameran Properti yang di selenggarakan Di JCC Senayan,  namanya Indonesia Properti Expo. Acara ini cocok banget untuk yang sedang mencari rumah tinggal, apartemen dan jenis properti lainnya dengan berbagai penawaran menarik serta lokasi strategis yang diinginkan. 

Dan suatu kesempatan yang menarik sekali, di tanggal 31 Juli 2019 aku bisa mendengarkan  talkshow tentang serba serbi menata rumah dengan tamu mba Adelya Vivin dan mba Zata Ligouw sebagai pembicara juga teh Ani Berta sebagai moderator.


Berbicara tentang rumah, siapa sih yang gak kepengen punya rumah yang luas, enak dipandang mata apalagi rumah milik sendiri , terasa lengkap banget deh kebahagiaan ini. Tapi kalau sampai saat ini kita masih punya rumah dengan space terbatas, kita tetap bisa kok menikmatinya menjadikan rumah mungil kita jadi rumah yang nyaman.

Dalam talkshow ini,  Mba Adel memberikan tips dan trik menata rumah mungil agar tetap nyaman di tempati.

Beberapa hal harus diperhatikan agar rumah mungil terlihat lapang seperti :
- Lighting atau pencahayaan 
- Cat tembok,  baiknya menggunakan warna putih agar ruangan terlihat luas
- Ketepatan furniture juga sangat menentukan agar rumah tidak terlihat sumpek.
- Ruangan yang terlalu banyak disekat oleh tembok bisa juga di modifikasi agar lebih terlihat luas
- Alat perkakas kebersihan bisa diletakkan di lemari tertutup agar terlihat rapi 


Scandinavian Style 

Beberapa  gaya rumah minimalis yang bisa di adaptasi di rumah mungil kita antara lain :
Bohemian Style
Scandinavian Style
Korean Style 
Japanese Style

Di sesi kedua ada mba Zata Ligouw yang membagikan tips menarik menata ruang kerja di rumah.

Mba Zata merubah gudang dirumahnya menjadi ruang kerja yang apik yang bisa membuat semangat kerja menjadi meningkat.

Sebagai blogger, vlogger juga pengisi konten, mba Zata membutuh kan inspirasi dan mood yang bags agar konten yang dihasil kan menjadi maksimal, Dan hasil tulisan juga jadi bagus yang bisa mengantarkan mba Zata pergi ke Jepang dari hadiah lomba blog.



Beberapa  Tips dari mba Zata yaitu:

-Bikin moodboard
-Sesuaikan dengan  budget,  Kalau dana terbatas kita bisa membuat properti Do It Your Self yang sekarang banyak di YouTube dan Pinterest
- Jangan lupa masukkan sentuhan tanaman di ruang kerja agar bisa membangkitkan energi dan produktivitas kerja.


Nah tunggu apalagi?  Yuk mulai menata ruangan kita agar menjadi tempat yang nyaman,  kalau belum punya rumah ,ayo semangat menabung dari sekarang dan datang ke Pameran Properti seperti Di Indonesia Properti Expo 2019 ini karena banyak sekali penawaran menarik yang sesuai dengan budget yang kita milik juga berbagai lokasi rumah yang kita inginkan.

Untuk info lebih lengkap tentang pameran cek ya sosmed dan web nya di:

Jumat, 26 Juli 2019

Cara Menikmati Masa Kehamilan Yang Menyenangkan, Datang Ke Festival Bunda Generasi Maju

Kehamilan merupakan suatu kebahagiaan. 
Ini adalah anugerah istimewa yang diberikan untuk para wanita.

Suka duka pasti akan selalu ada dalam menikmati masa demi masa kehamilan namun semua duka akan sirna ketika kita bisa merasakan denyut didalam perut . Indahnya luar biasa.

Proses awal menjaga kehidupan seorang anak sejak hadir di dalam perut hingga ia dewasa kelak memang butuh perjuangan, tapi dengan kasih sayang berupa dukungan nutrisi, stimulasi, sentuhan, pendidikan, yang kita berikan semoga anak anak menjadi generasi penerus yang baik.

Menjaga kesehatan selama masa kehamilan sangat penting agar janin yang akan kita lahirkan nanti tumbuh dengan sehat. Bahkan sebisa mungkin kita harus menjaga kesehatan sebelum masa masa kehamilan lho. Karena banyak literatur mengatakan bahwa 1000 hari pertama kehidupan si kecil yang di mulai sejak masa kandungan itu, sangat berpengaruh terhadap kesehatan di masa depan nya nanti. Jika asupan nutrisi sejak hamil tidak terpenuhi, maka dampak perkembangan pada si kecil akan berpengaruh juga dan ini bisa jadi permanen.

Festival Bunda Generasi Maju


Untuk mendukung para bunda dalam menjalani kehamilan sehat dan menyenangkan, SGM Bunda menyelenggarakan acara Festival Bunda Generasi Maju yang hadir di beberapa kota di Indonesia.
Sebagai bumil yang tinggal di Jakarta pastinya gak mau ketinggalan untuk mengikuti acara ini dan senangnya kota Jakarta menjadi salah satu tempat diadakannya rangkaian kegiatan ini 😍😍.

Yup, tanggal 21 Juli 2019 kemarin aku penasaran banget mau ikutan acara Festival Bunda Generasi Maju ini. Ternyata disini banyak sekali aktivitas bermanfaat yang bisa diikuti oleh para bunda hamil.


Ada sesi talkshow yang di hadiri oleh Dr.Andri Hondir SpOG sebagai narasumber nya.
Dr. Andri bilang bahwa ibu hamil membutuhkan zat gizi makro dan mikro yang terdapat dari makanan.

Zat gizi makro diantaranya adalah karbohidrat, protein dan lemak.
Zat gizi mikro : zat besi,asam folat, kalsium, vitamin D.
Kalau tidak terpenuhi asupannya maka akan berpengaruh tidak hanya ke bundanya saja tapi juga terhadap janin.

Fakta nya ,1 dari 2 ibu hamil mengalami anemia dan kekurangan nutrisi mikro seperti zat besi dan asam folat. Kondisi kekurangan nutrisi mikro akan berdampak buruk bagi bunda dan janin nanti nya seperti bayi prematur, berat badan lahir rendah bahkan kematian dalam kandungan.

Ini agak dilema juga sih buat bunda hamil di masa awal trimester pertama, disaat butuh asupan nutrisi untuk pembentukan janin, disaat itu juga lagi gak enak makan, eneg, dan mual. Tapi gak usah khawatir lagi sih karena susu SGM Bunda bisa membantu melengkapi konsumsi makanan bergizi, mencukupi asupan nutrisi makro atau mikro karena kandungan nya yang Complinutri, tinggi zat besi,asam folat juga kalsium dan vitamin D jadi bisa di konsumsi sejak hamil hingga menyusui.

Dan SGM Bunda ini mengandung vitamin B6 untuk mengurangi rasa mual pada bunda hamil saat trimester pertama.


Setelah talkshow ada kegiatan menarik lainnya lho yaitu Yoga bersama suami. Prenatal yoga ini berfungsi melatih pernafasan juga melatih otot otot untuk persiapan melahirkan. Yoga bersama suami agar sama sama bisa mendapat edukasi jelang persalinan, bisa saling bekerja sama, dan saling mengingatkan karena kehadiran suami sangat penting untuk mengurangi kecemasan dan ketegangan saat persalinan nanti.

Sehabis yoga, bunda hamil bisa melihat cooking demo oleh finalis MasterChef Indonesia.


Buat bunda hamil yang kurang suka sama susu, pasti jadi suka deh karena di buatin resep modifikasi dengan bahan dari susu SGM Bunda.


Sehabis cooking demo masih ada make up Class dari Wardah, di make up Class ini ada tips seputar penggunaan make up agar bumil tetap terlihat cantik dan juga percaya diri. Wah seru banget deh di acara Festival Bunda Generasi Maju ini.

Dan yang paling seru di Festival Bunda Generasi Maju ini ada Area Bunda yang bisa di kunjungi oleh para bunda hamil seperti Area Bunda Jajan, Area Bunda Sehat, Area Bunda Santai dan Area Bunda Cerdas.

1. Area Bunda Jajan

Menikmati jajanan sehat untuk para bunda hamil.

2. Area Bunda Sehat


Konsultasi kehamilan dan mengetahui perkembangan janin melalui USG 2 Dimensi.

3. Area Bunda Santai


Massage tangan dan kaki oleh terapis Mom n Jo yang sudah berpengalaman

4. Area Bunda Cerdas


Games edukatif mengenai mitos dan fakta seputar kehamilan. Disini bunda hamil bisa mendapat pengetahuan yang tadinya percaya, ternyata hanya sebuah mitos seperti salah satunya yaitu makan bubur kacang ijo akan membuat rambut janin menjadi lebih tebal, ternyata itu hanya sebuah mitos 😂😂.

Selain 4 Area tadi, ada juga lho Area Bunda Cantik, bumil bisa berkonsultasi tentang kecantikan dan make up disini by Wardah.

Oiya, buat Bunda Hamil juga para Ayah, Festival Bunda Generasi Maju masih berlanjut di Bandung tanggal 28 Juli 2019 tepat nya di Lapangan Tegalega. Buat yang tinggal di area Bandung jangan lupa ya kunjungi acara SGM Bunda, Festival Bunda Generasi Maju di jamin seru dan informatif buat para bunda hamil.