Cara Mencegah Penyakit KANKER






KANKER

Serem gak sih kalo denger kata yang satu ini??
Yes, penyakit kanker memang menakutkan bagi banyak orang karena sebagian besar akan berujung kepada kematian.  Walaupun dengernya  agak nyeremin gimana gitu tapi kita gak boleh acuh terhadap penyakit ini.

Kita tidak tahu penyebab penyakit kanker datang nya dari mana tapi kita harus mengetahui faktor resiko penyakit kanker seperti gaya hidup, pola makan dan lain sebagainya.

Memperingati hari kanker sedunia yang jatuh setiap tanggal 4 Februari. Pemerintah tiada henti hentinya melakukan upaya penanggulangan penyakit seperti promosi kesehatan dan edukasi agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar tentang penyakit kanker.



Bertempat di Manhattan Hotel Jakarta 4 Februari 2019 kemarin, saya beruntung sekali bisa mendapatkan ilmu pengetahuan tentang penyakit kanker dalam acara  Pertemuan Social Media Influencer bersama Ditjen P2PTM dan Blogger Crony Community.

Apa Itu Kanker ?

Kanker adalah penyakit akibat pembelahan sel abnormal yang tidak terkendali dan dapat menyerang jaringan di sekitarnya.

Penyakit kanker merupakan penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian terbesar di dunia dan menjadi penyakit dengan pembiayaan kesehatan terbesar pula.

Tidak dapat diketahui penyebab penyakit kanker, tapi kita bisa mencegah nya dengan melihat faktor resiko.

Faktor Resiko nya seperti :

- Merokok
- Konsumsi Alkohol
- Pola makan tidak sehat
- Hubungan berganti ganti pasangan
- Terpapar zat kimia/toksik
- Paparan sinar ultraviolet
- Paparan lingkungan yang berbahaya
- Stres
- Kurang aktifitas fisik
- Faktor keturunan (5%)

Jenis kanker

Kanker menyerang siapa saja baik pria maupun wanita anak-anak ataupun dewasa. Banyak sekali jenis kanker yang menyerang manusia, namun ada beberapa

- jenis kanker yang sering menyerang pada pria yaitu kanker paru kanker kolorektal kanker prostat kanker hati dan nasopharing,
- jenis kanker yang sering dialami oleh wanita adalah kanker payudara kanker leher rahim kanker kolorektal Kanker ovarium, kanker paru,
- kanker yang sering terjadi pada anak-anak adalah kanker bola mata atau retinoblastoma dan kanker darah atau leukimia.

Menurut data dari Riskesdas tahun 2018, prevalensi kanker di Indonesia sebesar 1,8 per 1000 penduduk, kanker payudara dan kanker leher rahim merupakan kanker dengan kasus baru terbanyak di Indonesia.

Data dari BPJS tahun 2018, Kanker merupakan penyakit katastropik dengan pembiayaan tertinggi kedua setelah jantung pada tahun 2018.

Data dari WHO tahun 2019, di dunia diperkirakan ada 9,6 juta kematian akibat kanker pada tahun 2018.

Data dari Globocan 2018 di Indonesia diperkirakan ada lebih dari 200000 kematian akibat kanker pada tahun 2018.

Cara mencegah penyakit kanker

- Melakukan gaya hidup sehat
- Menjauhkan faktor resiko terserang kanker
- Melakukan deteksi dini kanker, 43% kanker dapat dicegah dengan melakukan deteksi dini

Cara deteksi dini kanker 

Deteksi dini penyakit kanker dapat dilakukan secara mandiri dan dengan melakukan pemeriksaan di tenaga kesehatan.

Kanker Payudara :
Dengan melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri )
SADANIS ( Periksa Payudara Klinis), pemeriksaan dilakukan oleh tenaga kesehatan.

Baca juga : Informasi Lengkap Tentang Cara Deteksi Kanker Payudara

Kanker Leher Rahim
- Melakukan pemeriksaan IVA (inspeksi visual dengan asam asetat)
pemeriksaan IVA adalah pemeriksaan dengan cara mengoleskan secara langsung asam asetat atau cuka dapur encer dengan konsentrasi 3-5% pada leher rahim, setelah ditunggu kurang lebih 1 menit akan terlihat bercak putih bila terdapat perubahan pada sel (displasia)
Jika tidak terjadi perubahan, tes ini akan diulang setelah 5 tahun kemudian.

Pemeriksaan IVA dapat di lakukan di pelayanan kesehatan seperti Puskesmas secara gratis, atau di bidan. Pemeriksaan IVA sangat mudah dan cukup akurat.

- Melakukan Pap Smear

Pengobatan Kanker Di Indonesia

Selama ini banyak informasi yang keliru tentang cara mengobati kanker apalagi di zaman arus informasi yang cepat seperti saat ini, banyak orang hanya mengandalkan informasi dari google dan peluang bisnis pun semakin banyak.

Tidak ada salahnya menggunakan obat dengan bahan alami namun yang beredar di pasaran saat ini adalah bukan obat untuk menyembuhkan, mereka hanya sebagai pendamping obat obatan yang memang harus di rekomendasikan oleh dokter. Pengobatan terbaik adalah melalui proses pemeriksaan medis.

Di Indonesia sudah tersedia alat alat pengobatan untuk proses penyembuhan penyakit kanker, tak tanggung tanggung harga alat medis mencapai milyaran rupiah. Jadi tak perlu ke luar negeri untuk pengobatan kanker. Selain itu keuntungan berobat di negeri sendiri, para perawat nya ramah dan melayani dengan hati, memiliki bahasa yang sama. Seperti pengalaman dari putri Bapak Mantan Menteri ,Pak Kosmas Batubara yang memilih berobat di Indonesia setelah pernah merasakan pengalaman berobat di luar negeri.






Widia Purnawita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar