Langsung ke konten utama

Tips Dan Trik Menata Rumah Yang Nyaman Untuk Di Tempati

Setiap manusia di dunia ini memiliki kebutuhan untuk keberlangsungan hidup. Kebutuhan primer menjadi kebutuhan dasar yang tidak dapat ditunda pemenuhannya yaitu 
- Sandang (pakaian)
- Pangan (makanan)
- Papan (tempat tinggal)

Untuk kebutuhan sandang dan pangan kita masih bisa mencukupi nya dari hasil usaha kerja kita, tapi untuk papan sendiri masih banyak orang yang belum benar-benar memiliki rumah sendiri dikarenakan dana untuk memiliki rumah sangatlah besar.


Biasanya yang belum punya rumah akan menyewa tempat tinggal perbulan atau pertahun nya agar biaya lebih ringan sesuai hasil usaha yang dimiliki. Jangankan yang belum memiliki rumah, yang sudah punya pun harus mempersiapkan dana darurat untuk merenovasi rumah jika nanti sewaktu-waktu ada bagian-bagian yang harus diperbaiki dan biayanya pun tidak sedikit. Jika tidak memiliki biaya untuk merenovasi, maka lama kelamaan rumah akan menjadi tidak layak untuk dihuni, rusak, rawan kebanjiran, kumuh, sirkulasi udara yang tidak baik, sanitasi kurang lancar dan secara estetika pun tidak sedap dipandang mata.

Serba Serbi Menata Rumah





Jadi di tanggal 27 Juli hingga 4 Agustus 2019 itu ada Pameran Properti yang di selenggarakan Di JCC Senayan,  namanya Indonesia Properti Expo. Acara ini cocok banget untuk yang sedang mencari rumah tinggal, apartemen dan jenis properti lainnya dengan berbagai penawaran menarik serta lokasi strategis yang diinginkan. 

Dan suatu kesempatan yang menarik sekali, di tanggal 31 Juli 2019 aku bisa mendengarkan  talkshow tentang serba serbi menata rumah dengan tamu mba Adelya Vivin dan mba Zata Ligouw sebagai pembicara juga teh Ani Berta sebagai moderator.


Berbicara tentang rumah, siapa sih yang gak kepengen punya rumah yang luas, enak dipandang mata apalagi rumah milik sendiri , terasa lengkap banget deh kebahagiaan ini. Tapi kalau sampai saat ini kita masih punya rumah dengan space terbatas, kita tetap bisa kok menikmatinya menjadikan rumah mungil kita jadi rumah yang nyaman.

Dalam talkshow ini,  Mba Adel memberikan tips dan trik menata rumah mungil agar tetap nyaman di tempati.

Beberapa hal harus diperhatikan agar rumah mungil terlihat lapang seperti :
- Lighting atau pencahayaan 
- Cat tembok,  baiknya menggunakan warna putih agar ruangan terlihat luas
- Ketepatan furniture juga sangat menentukan agar rumah tidak terlihat sumpek.
- Ruangan yang terlalu banyak disekat oleh tembok bisa juga di modifikasi agar lebih terlihat luas
- Alat perkakas kebersihan bisa diletakkan di lemari tertutup agar terlihat rapi 


Scandinavian Style 

Beberapa  gaya rumah minimalis yang bisa di adaptasi di rumah mungil kita antara lain :
Bohemian Style
Scandinavian Style
Korean Style 
Japanese Style

Di sesi kedua ada mba Zata Ligouw yang membagikan tips menarik menata ruang kerja di rumah.

Mba Zata merubah gudang dirumahnya menjadi ruang kerja yang apik yang bisa membuat semangat kerja menjadi meningkat.

Sebagai blogger, vlogger juga pengisi konten, mba Zata membutuh kan inspirasi dan mood yang bags agar konten yang dihasil kan menjadi maksimal, Dan hasil tulisan juga jadi bagus yang bisa mengantarkan mba Zata pergi ke Jepang dari hadiah lomba blog.



Beberapa  Tips dari mba Zata yaitu:

-Bikin moodboard
-Sesuaikan dengan  budget,  Kalau dana terbatas kita bisa membuat properti Do It Your Self yang sekarang banyak di YouTube dan Pinterest
- Jangan lupa masukkan sentuhan tanaman di ruang kerja agar bisa membangkitkan energi dan produktivitas kerja.


Nah tunggu apalagi?  Yuk mulai menata ruangan kita agar menjadi tempat yang nyaman,  kalau belum punya rumah ,ayo semangat menabung dari sekarang dan datang ke Pameran Properti seperti Di Indonesia Properti Expo 2019 ini karena banyak sekali penawaran menarik yang sesuai dengan budget yang kita milik juga berbagai lokasi rumah yang kita inginkan.

Untuk info lebih lengkap tentang pameran cek ya sosmed dan web nya di:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mudah Tes Alergi Susu Sapi Di Rumah

Memiliki anak adalah anugerah yang terindah yang dimiliki setiap orangtua. Sebagai orangtua pastinya ingin selalu melihat tumbuh kembangnya setiap saat, melihat anak tumbuh sehat dan berkembang sesuai usianya adalah dambaan para orangtua termasuk aku, hanya satu hal yang membuat orangtua sedih itu kalau tiba tiba si kecil punya masalah kesehatan seperti demam,flu, masalah pencernaan seperti diare, masalah BAB dsb.

Dalam kesempatan kali ini aku mau kasih info tentang masalah pencernaan dan alergi anak karena beberapa minggu yang lalu tepatnya tanggal 19 Juni 2017 aku dapat pengetahuan baru yang membahas tentang hal tersebut dalam sebuah talkshow ringan bertema

Tidak Semua Masalah Pencernaan Berkaitan Dengan Alergi "

Bertempat di Tanamera Cuisine Kebayoran Baru Jakarta Selatan hadir DR. Dr. Ariani Dewi Widodo SpA(K) Bapak M.Nuh Nasution dan Pak Parjono sebagai Pembicara.

Kenali Permasalahan Perncernaan Si Kecil

Ternyata pada sebagian bayi mengalami masalah pencernaan di usia…

Memilih Susu Dengan Kandungan Nutrisi Alami

Masa 1000 hari pertama kehidupan adalah masa yang tak tergantikan, banyak kenangan tumbuh kembang si kecil mulai dari momen hamil,melahirkan, menyusui, belajar MPASI. Si kecil cepat tumbuh dan rasanya ingin dia selalu menjadi bayi yang menggemaskan sepanjang masa, kalo mums zaman now sih suka bilang  "baby please don't grow up so fast".

Alhamdulillah bulan ini dede Adib masuk usia 2 tahun 1 bulan, sudah melewati fase 1000 HPK dan sekarang sedang menikmati masa kanak kanaknya. Dan di masa kanak kanak ini dede Adib nggak kalah menggemaskan lho. Dia  selalu penasaran sama semua yang ada di sekitarnya, lagi senang bersenandung, belajar menyusun kalimat, bergerak aktif, dan lagi senang sosialisasi sama teman teman kakaknya :) . dede Adib full menyusui selama 6 bulan dan melanjutkan ASI bersama makanan pendampingnya, bersyukur banget dede Adib jadi  jarang sakit, pernah sih sakit dan yang paling sedih itu waktu perutnya kembung dan mencret. Mungkin saat itu dia lagi asyiknya bel…

Kanker Payudara : Sebelum Terlambat Yuk Deteksi Dengan SADARI & SADANIS

Waktu begitu cepat berlalu, beberapa hari lagi waktu akan masuk ke bulan Oktober. Setiap bulan Oktober di peringati sebagai bulan peduli kanker payudara sedunia. Bertempat di Gedung Kementerian Kesehatan P2P tanggal 19 September 2017 kemarin aku berkesempatan mengenal tentang penyakit kanker payudara lho.



Para pembicara yang hadir,
1. dr. Lily S. Sulistyowati, MM - Direktur P2PTM
2. Dr. Bob Andinata SpB (K) Onk - Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia (PERABOI)
3. Ibu Shanti Persada - Founder Lovepink
4. Ibu Samantha Barbara - Ketua Lovepink
Kanker Payudara di Indonesia
Penyakit kanker banyak sekali jenisnya. Menurut RisKesDas Kemenkes tahun 2013, kanker payudara menjadi salah satu prevalensi kanker tertinggi di Indonesia yaitu 50/100 ribu penduduk dengan angka kejadian tertinggi berada di Yogyakarta yaitu 24/10 ribu penduduk dan menjadi 10 penyebab kematian terbanyak pada perempuan di Indonesia dengan angka kematian 21,5/100 ribu penduduk
Apa itu Kanker Payudara?
Kanker payudara keganasan s…