Sabtu, 10 Agustus 2019

Gramedia Writers and Readers Forum 2019

Tahun lalu GWRF (Gramedia Writers and Readers Forum) diadakan di Perpusnas, dan tahun ini lagi-lagi,  GWRF diadakan di tempat yang sama. GWRF sendiri merupakan suatu acara yang diadakan oleh Gramedia agar Penulis dan Pembaca bisa saling bertemu, berinteraksi,  dan berdiskusi.

GWRF 2019 banyak dihadiri para penggiat literasi. Lokasi yang strategis dan magnet bagi para pencinta buku, membuat GWRF banyak didatangi. Selain itu GWRF juga mengadakan bazar buku murah.  Kebayang gak tuh,  sudah lokasinya strategis, narasumbernya diisi oleh penulis-penulis profesional, ada bazar buku murah lagi.  Terlalu banyak opportunity yang tidak sanggup para pecinta buku dapat hiraukan. 



Tanggal 1 Agustus 2019 kemarin aku berkesempatan untuk menghadiri press confrence nya dengan mendatangkan pihak Gramedia dan Perpusnas juga ada penulis Kang Maman Suherman, Valerie Patkar dan Luluk HF yang nantinya akan mengisi acara di GWRF 2019.

Tema GWRF tahun ini adalah Literacy In Diversity. Tema ini diangkat karena Indonesia yang kaya akan keberagaman suku,budaya dan bahasa. Menyatukan keberagaman melalui literasi di harapkan tingkat literasi di Indonesia akan semakin tinggi.

Yang spesial di GWRF tahun ini adalah terdapat acara awarding untuk pemenang Gramedia Short Film Festival 2019 yang pertama kali pada Sabtu 3 Agustus. GSFF adalah kompetisi Film pendek yang inspirasinya bersumber pada buku puisi karya penulis terkenal seperti Sapardi Djoko Damono, Maman Suherman dan Rachel Amanda feat Keshia Deisra. Peserta yang mengikuti film pendek ini kurang lebih sebanyak 600 peserta dari seluruh Indonesia.

Seperti pada tahun sebelumnya, pemesanan tiket GWRF di lakukan secara online melalui aplikasi My Value. Dengan harga tiket 30 ribu rupiah per kelasnya cukup worth it karena setiap pembelian  tiket akan dapat voucher Gramedia sebesar  25 ribu dan yang terpenting  adalah pengalaman  dan ilmu yang  didapat  dari tiap kelas pasti nya akan sangat  berharga.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar