Langsung ke konten utama

Cara Mudah Tes Alergi Susu Sapi Di Rumah


Memiliki anak adalah anugerah yang terindah yang dimiliki setiap orangtua. Sebagai orangtua pastinya ingin selalu melihat tumbuh kembangnya setiap saat, melihat anak tumbuh sehat dan berkembang sesuai usianya adalah dambaan para orangtua termasuk aku, hanya satu hal yang membuat orangtua sedih itu kalau tiba tiba si kecil punya masalah kesehatan seperti demam,flu, masalah pencernaan seperti diare, masalah BAB dsb.

Dalam kesempatan kali ini aku mau kasih info tentang masalah pencernaan dan alergi anak karena beberapa minggu yang lalu tepatnya tanggal 19 Juni 2017 aku dapat pengetahuan baru yang membahas tentang hal tersebut dalam sebuah talkshow ringan bertema

Tidak Semua Masalah Pencernaan Berkaitan Dengan Alergi "


Bertempat di Tanamera Cuisine Kebayoran Baru Jakarta Selatan hadir DR. Dr. Ariani Dewi Widodo SpA(K) Bapak M.Nuh Nasution dan Pak Parjono sebagai Pembicara.

Kenali Permasalahan Perncernaan Si Kecil

Ternyata pada sebagian bayi mengalami masalah pencernaan di usia dini dan 50% bayi mengalami gejala ketidaknyamanan (discomfort) di tahun pertama usianya.
Hal ini disebabkan oleh 2 faktor yaitu :
1. Nutrisi :
- Gas dalam usus berlebihan
- Gangguan penyerapan karbohidrat
- Cara pemberian minum
- Alergi protein susu sapi/ intoleransi

2. Non-nutrisi
- Motilitas
- GER
- Hormon usus
- Gangguan flora usus

Gejala Gangguan Sistem Pencernaan

Gejalanya antara lain :
- Perut Kembung
- Sering buang gas
- Sakit perut
- Mual/ muntah
- BAB tidak lancar
- Rewel tanpa sebab

Jika masalah pencernaan kurang diatasi akibatnya bisa berpengaruh juga pada kesehatan mental di kemudian hari seperti : Agresi, hiperaktif, cemas, gangguan tidur, migrain & alergi.

Antara Alergi dan Gangguan Saluran Cerna


Banyak orang menganggap bahwa jika bayi mengalami gangguan cerna berarti dia potensi alergi, tidak semua seperti itu lho.
Memang betul gejala alergi 50-60% terjadi pada saluran cerna namun pada angka kejadian hanya 7% kemungkinan terjadi alergi protein susu sapi, 50% karena sistem pencernaan belum berkembang karena ukuran lambung masih kecil dan produksi enzim khususnya enzim Enterokinase & Lactase masih terbatas.

Hal yang perlu dilakukan Ibu jika si kecil mengalami masalah pencernaan

- Eksplorasi penyebab masalah pencernaan anak
- Catat makanan yang di konsumsi dalam 3x24 jam terakhir
- Diskusi dengan Dokter Anak

Selain itu ibu juga bisa memberikan rasa nyaman untuk si kecil dengan :
- Memandikan/ Kompres Air Hangat
- Pijat Relaksasi
- Latihan mendorong lutut bayi
- Sendawakan bayi

Cara mudah mendeteksi alergi protein susu sapi

Karena 50-60% gejala alergi terdapat pada gangguan saluran cerna ,kita bisa mengeceknya terlebih dahulu di enfaclub.com/tesalergi-sususapi .

Nanti akan ada 6 pertanyaan yang diajukan dan pilih jawaban sesuai yang dialami si kecil.

Hasil skor bisa diskonsultasikan ke Dokter

Enfagrow A+ 
Solusi Untuk Perut Peka Si Kecil


Enfagrow A+ Gentle Care adalah susu pertumbuhan untuk anak usia 1-3 tahun dengan teknologi PHP (Partially Hydrolyzed Protein) yang diproduksi di Belanda sehingga memiliki protein halus yang mudah dicerna untuk perut si kecil yang peka.

Enfagrow A+ Gentle Care dengan protein terhidrolisa sebagian yang mudah dicerna

Dilengkapi dengan zat gizi makro dan mikro untuk membantu pertumbuhan anak:

- Zat besi merupakan komponen hemoglobin dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh
- Asam folat berperan penting dalam pembentukan sel darah merah
- Vitamin A dapat membantu mempertahankan keutuhanlapisan permukaan (mata, saluran pencernaan, saluran pernafasan, dan kulit). Vitamin C berperan dalam pembentukan dan pemelihaan jaringan kolagen.
- Protein merupakan komponen esensial dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, serta membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh.
- Kalsium berperan dalam pembentukan dan mempertahankan tulang dan gigi.
- Tinggi vitamin B1, B2, B3, B6,B12.

Demikian info tentang seputar gangguan pencernaan dan alergi anak, semoga bermanfaat.












Komentar

  1. Saya waktu dengar share Bpk yg berat badan anaknya menyusut karena ngga dapet ASI yg cukup jadi kasian. Mau kasih dari sumber lain pastinya harus konsul DSA sesuai usia si anak ya, Mbak.

    BalasHapus
  2. Lengkap yaa mb kandungan nutrisi enfa grow A+... & ada tes alergi susu sapi nya juga. Mantap euy Meadjohnson.

    BalasHapus
  3. Tes alergi membantu sang bunda untuk mengenali alergi pada anak. Karena jenis alergi banyak dan dengan mendekteksi dini bunda bisa tertolong untuk memghindari pemberian makanan yg tidak boleh pada balita yg menderita alergi

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memilih Susu Dengan Kandungan Nutrisi Alami

Masa 1000 hari pertama kehidupan adalah masa yang tak tergantikan, banyak kenangan tumbuh kembang si kecil mulai dari momen hamil,melahirkan, menyusui, belajar MPASI. Si kecil cepat tumbuh dan rasanya ingin dia selalu menjadi bayi yang menggemaskan sepanjang masa, kalo mums zaman now sih suka bilang  "baby please don't grow up so fast".

Alhamdulillah bulan ini dede Adib masuk usia 2 tahun 1 bulan, sudah melewati fase 1000 HPK dan sekarang sedang menikmati masa kanak kanaknya. Dan di masa kanak kanak ini dede Adib nggak kalah menggemaskan lho. Dia  selalu penasaran sama semua yang ada di sekitarnya, lagi senang bersenandung, belajar menyusun kalimat, bergerak aktif, dan lagi senang sosialisasi sama teman teman kakaknya :) . dede Adib full menyusui selama 6 bulan dan melanjutkan ASI bersama makanan pendampingnya, bersyukur banget dede Adib jadi  jarang sakit, pernah sih sakit dan yang paling sedih itu waktu perutnya kembung dan mencret. Mungkin saat itu dia lagi asyiknya bel…

Kanker Payudara : Sebelum Terlambat Yuk Deteksi Dengan SADARI & SADANIS

Waktu begitu cepat berlalu, beberapa hari lagi waktu akan masuk ke bulan Oktober. Setiap bulan Oktober di peringati sebagai bulan peduli kanker payudara sedunia. Bertempat di Gedung Kementerian Kesehatan P2P tanggal 19 September 2017 kemarin aku berkesempatan mengenal tentang penyakit kanker payudara lho.



Para pembicara yang hadir,
1. dr. Lily S. Sulistyowati, MM - Direktur P2PTM
2. Dr. Bob Andinata SpB (K) Onk - Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia (PERABOI)
3. Ibu Shanti Persada - Founder Lovepink
4. Ibu Samantha Barbara - Ketua Lovepink
Kanker Payudara di Indonesia
Penyakit kanker banyak sekali jenisnya. Menurut RisKesDas Kemenkes tahun 2013, kanker payudara menjadi salah satu prevalensi kanker tertinggi di Indonesia yaitu 50/100 ribu penduduk dengan angka kejadian tertinggi berada di Yogyakarta yaitu 24/10 ribu penduduk dan menjadi 10 penyebab kematian terbanyak pada perempuan di Indonesia dengan angka kematian 21,5/100 ribu penduduk
Apa itu Kanker Payudara?
Kanker payudara keganasan s…